Menangkal radikalisme agama berdasarkan nilai hospitalitas kristen dalam budaya raputallang di Toraja

Authors

Resti Palopak
Institut Agama Kristen Negeri Toraja, Indonesia

DOI:

10.55807/davar.v4i1.87

Abstract

Radicalism can be considered an ideology that can trigger conflict in society and can result in violence and even bloodshed. Rigidity in adhering to an ideology can be the main trigger for the creation of conflict and violence. This research uses a qualitative approach which can help in collecting information and also requires order and context in the problem to be revealed. This research aims to increase understanding and awareness of how to prevent religious radicalism that occurs through the value of Christian hospitality in Raputallang Culture in Toraja and also look for symbols in Raputallang culture that can be used to ward off religious radicalism. The presence of Raputallang is very important for Torajan people because it has an important role in Torajan society in terms of living their lives personally or among other people. Raputallang can be a tool that can control each person before speaking or acting so that they can control an action that is not good for the family. even to other people. Meanwhile, hospitality is based on a form of love towards all people. Christian hospitality must be carried out continuously because every human being needs other human beings.

Keywords: Toraja, Culture, Radicalism, Hospital, Raputallang.

Abstrak

Radikalisme dapat dianggap sebagai paham yang dapat memicu terjadinya sebuah konflik dalam masyarakat dan dapat mengakibatkan kekerasan bahkan pertumpahan darah. Kekakuan dalam menganut ideologi dapat menjadi pemicu utama terciptanya sebuah konflik dan kekerasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang dapat membantu dalam mengumpulkan informasi dan juga menuntut keteraturan, serta konteksnya dalam masalah yang akan diungkapkan. Penelitian ini bermaksud untuk meningkatkan sebuah pemahaman dan kesadaran terhadap bagaimana mencegah radikalisme agama yang terjadi melalui nilai hospitalitas Kristen dalam Budaya Raputallang di Toraja juga mencari simbol-simbol dalam budaya Raputallang yang bisa di gunakan dalam hal menangkal radikalisme agama. Kehadiran Raputallang sangat penting bagi orang Toraja karena memiliki peran penting dalam masyarakat Toraja dalam hal menjalani kehidupannya secara pribadi atau sesama manusia, Raputallang ini dapat menjadi sebuah alat yang dapat mengontrol diri setiap orang sebelum berbicara maupun bertindak sehingga dapat mengendalikan sebuah tindakan yang tidak baik kepada keluarga bahkan kepada orang lain. Sedangkan hospitalitas didasari dari sebuah bentuk cinta kasih terhadap semua orang. Hospitalitas Kristen harus terus menerus dilakukan karena setiap manusia membutuhkan manusia yang lainnya.

Kata kunci: Toraja, Budaya, Radikalisme, Hospital, Raputallang.

Alexander, Ayub. “Raputallang Sebagai Konsep Konseling Kontekstual Di Masyarakat Toraja.†BIA’: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual 2, no. 2 (2019).

Alvary Exan Rerung. “Menangkal Radikalisme Agama Berdasarkan Reinterpretasi Amanat Agung Injil Matius Dalam Konteks Poskolonial.†KAMASEAN: Jurnal Teologi Kristen 3, no. 1 (2022).

Dewi, Salsabila Deti and Dini Anggraeni. “Pengimplementasian Nilai-Nilai Pancasila Untuk Mencegah Radikalisme Di Indonesia.†Edumaspul: Jurnal Pendidikan 5, no. 1 (2021).

Ela, Ayu Purnama Sari & Kristiani. “Nilai Hospitalitas Dalam Budaya Raputallang: Upaya Gereja Mencegah Kasus Bunuh Diri.†VOX DEI: Jurnal Teologi dan Patoral 3, no. 1 (2022).

Hospitalitas Dalam Budaya Raputallang, Nilai, Upaya Gereja Mencegah Kasus Bunuh Diri, Ayu Purnama Sari, and Kristiani Ela. “Nilai Hospitalitas Dalam Budaya Raputallang: Upaya Gereja Mencegah Kasus Bunuh Diri.†Vox Dei: Jurnal Teologi dan Pastoral 3, no. 1 (June 2022).

Maria, Heni. “IMPLEMENTASI MAKNA HOSPITALITAS KRISTEN TERHADAP PELAYAN GEREJA DAN ANGGOTA JEMAAT.†BONAFIDE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 2, no. 2 (2021).

Muhaiman, Aghuts. TRANSFORMASI GERAKAN RADIKALISME AGAMA Dari Sentral Menjadi Lokal. Banten: CV. Rasi Terbit, 2019.

Pakpahan, Binsar J. Teologi Kontekstual Dan Kearifan Lokal Toraja. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2020.

Panuntun, Daniel Fajar. Teologi Kontekstual & Kearifan Lokal Toraja. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2020.

Penyusun, Tim. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Surabaya: Akar Media, 2003.

Qodir, Zuly. “Kaum Muda, Intoleransi, Dan Radikalisme Agama.†Jurnal Studi Pemuda 5, no. 1 (2018).

Raharjo, Sudi. “Dampak Radikalisme Atasnama Agama Bagi Kehidupan Masyarakat Secara Luas.†Pena Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi 3, no. 6 (2022).

Salombe, Yafet Sapan. “Hospiralitas Kristen†(n.d.).

Sugiyono. CARA MUDAH MENYUSUN : SKRIPSI, TESIS, Dan DISERTASI. Bandung: CV AlfaBeta, 2016.

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2023-11-22

Issue

Section

Articles