DOI:
10.55807/davar.v7i1.276Abstract
This study examines the Church's strategy in engaging the isolated congregation in St. Cornelius Pohon Bao Parish. This phenomenon poses a complex pastoral challenge driven by economic, social, and technological factors. This study aims to analyze the causes of congregation alienation and the pastoral strategies implemented to rebuild their ecclesial involvement. Using a qualitative descriptive method, data were gathered through interviews with the Parish Priest, church leaders, and the congregation. The results indicate that alienation stems from personal, social, and a weakened sense of community belonging. Effective pastoral strategies include pastoral visits, family accompaniment, strengthening KBG, and persuasive personal approaches. This study concludes that an integrative pastoral model combining personal accompaniment and family involvement is more effective than solely relying on liturgical activities. The novelty lies in identifying this integrative pastoral model within a rural parish context, contributing to contextual and participatory synodal church development.
Keywords: ecclesial base communities, isolated communities, pastoral accompaniment, pastoral strategy, synodal church
Abstrak
Penelitian ini mengkaji strategi Gereja dalam merangkul “umat yang terasing” di Paroki St. Kornelius Pohon Bao. Fenomena ini menjadi tantangan pastoral kompleks akibat faktor ekonomi, sosial, dan pengaruh teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor penyebab keterasingan umat dan strategi pastoral yang diterapkan untuk membangun kembali keterlibatan umat dalam kehidupan menggereja. Metode yabg dimenggunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara terhadap Pastor Paroki, Ketua DPP, Ketua KBG, dan umat. Hasil penelitian menunjukan bahwa keterasingan umat dipicu oleh faktor personal, sosial, serta melemahnya rasa memiliki terhadap komunitas iman. Strategi Pastoral yang diterapkan meliputi kunjungan pastoral, pendampingan keluarga, penguatan KBG, dan pendekatan persuasif personl. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pastorla integratif lebih efektif membanhun kembali relasi umat dibandingkan pendekatan yang hanya berfokus pada kegiatan liturgis. Kebaharuan penelitian ini terletak pada identifikasi model Pastoral integratif dalam konteks paroki pedesaan guna mendukung pengembangan gereja sinodal yang kontekstual dan partisipasif.
Kata kunci: komunitas basis gerejawi, umat terasing, pendampingan pastoral, strategi pastoral, sinode gereja
Aduragba O. T. dkk. “Religion and Spirituality on Social Media in the Aftermath of the Global Pandemic.” Religion and Spirituality on Social Media, 2022.
Alb Irawan Dwiatmaja. “Sinodalitas Gereja: Strategi Mewujudkan Umat Katolik yang Berpartisipasi di Paroki Sakramen Mahakudus Kisaran.” In Veritate Lux 8, no. 1 (2025): 1–19. https://doi.org/https://doi.org/10.63037/ivl.v8i1.99.
Angella Dessy Pebriani dkk. “Analisis Potensi Lingkungan Familia di Stasi Santo Ignatius Pala Pulau sebagai Komunitas Basis Gerejawi.” Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Katolik Vol. 4 No. (2024). https://doi.org/10.52110/jppak.v4i1. 150.
Becenty, Geraldus. “Strategi Gereja Dalam Merangkul Umat Yang Terasing Di Paroki St. Kornelius Pohon Bao.” Larantuka, 2026.
Christus Dominus. Konsili Vatikan II, (Dekret tentang Tugas Pastoral Para Uskup dalam Gereja), no. 30, dalam Dokumen Konsili Vatikan II,. Jakarta: Obor, 1993.
Edita Tersa Risa & Yuliana Eni Yuliati. “Partisipasi Kaum Muda dalam Pengembangan Komunitas Basis Gerejawi di Era Digital.” Jurnal Pelayanan Pastoral Vol. 4, No (2023): 97–104. https://doi.org/https://doi.org/10.53544/jpp.v4i2.440.
Edita Tersa Risa dan Yuliana Eni Yuliati. “Partisipasi Kaum Muda dalam Pengembangan Komunitas Basis Gerejawi di Era Digital.” Jurnal Pelayanan Pastoral 4, no. 2 (2023): 97–104. https://doi.org/https://doi.org/10.53544/jpp.v4i2.440.
Egidius Agu. “Katekese Upaya Suksesi Pertumbuhan Iman Umat Paroki HSPMTB Putussibau.” Jurnal Kateketik dan Pastoral 9, no. 1 (2024): 45–58. https://doi.org/ https://doi.org/10.58586/je.v2i2.47.
Fransiskus. “Amoris Laetitia( Sukacita Kasih).” Vatican Press, 2016.
Paus Fransiskus. “Christus Vivit (Kristus Hidup).” Vatican City: Libreria Editrice Vaticana., 2019.
Paus Fransiskus. “Fratelli Tutti (Persaudaraan dan Persahabatan Sosial).” Vatican City: Libreria Editrice Vaticana, 2020.
Fransiskus, Paus. “Amoris Laetitia.” Vatican Press, 2016.
Paus Fransiskus. “Evangelii Gaudium Gereja yang “bergerak keluar.” diedit oleh Vat, 24. Vatican Press, 2013.
Paus Fransiskus. “Fratelli Tutti.” In Fratelli Tutti. Vatican Press, 2020.
Gaudium et spes. Konstitusi pastoral tentang Gereja di dunia modern. Dokumen Konsili Vatikan II, 1965.
Gaudium et Spes. Konsili Vatikan II, (Konstitusi Pastoral tentang Gereja di Dunia Modern). Jakarta: Obor, 1993.
Gerardus Bernadus Duka, dkk. “Gereja sebagai Keluarga Rumah Tangga dan Relevansinya terhadap Pendidikan Agama Katolik: Kajian Pastoral di Paroki Aimutin.” Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No (2026). https:// doi.org/https://doi.org/10.23969/jp.v11i01.43103.
Habur, Agustinus Manfred. “Faktor Sosial dan Psikologis yang Mempengaruhi Partisipasi Umat dalam Kegiatan Gerejawi: Studi pada Komunitas Basis di Paroki Mok, Flores.” Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. (2025). https://doi.org/https:// doi.org/10.58344/jii.v4i12.7264.
Indonesia, Lembaga Alkitab. “Injil Lukas.” In Alkitab Terjemahan Baru, 19:10. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia, 1976.
Jean Loustar Jewadut dan Fransiska Rosari Nirmala. “Komunitas Basis Gerejawi sebagai Ruang Pastoral Partisipatif dalam Kehidupan Umat.” Jurnal Pendidikan Agama Katolik (JPAK) 21, no. 2 (2021): 145–146. https://doi.org/https://doi.org/10.34150/ jpak.v23i2.504.
Jewell, M. R., & Ebener, D. R. “Adaptive Pastoral Leadership in a Multicultural Church.” Religions 16(5) (2025): 577.
Kawuwung, Rexi Alfrids Baptista. “Pemberdayaan Komunitas Basis Gerejawi (KBG) dengan Pendekatan Appreciative Inquiry (AI).” Jurnal Seri Mitra (Refleksi Ilmiah Pastoral) Vol. 1, No (2022): 145–166.
Laga, Robertus Koli. “Strategi Gereja Dalam Merangkul Umat Yang Terasing Di Paroki St. Kornelius Pohon Bao.” Larantuka: Agatha Boleng, Anna Mudaj, Riaanty Boga, Diva Kota, Rosa Meman, 2026.
Lazarus Satya Priyambada & Teresia Noiman Derung. “Prinsip Gereja yang Sinodal dalam Meningkatkan Kerukunan Antar Umat Beragama di Paroki MDKS Malang.” Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Katolik Vol. 5 No. (2025). https://doi.org/10. 52110/jppak.v5i1.231.
Lembaga Alkitab Indonesia. “Yohanes.” In Alkitab Terjemahan Baru, 10:11. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia, 1976.
Lon, Yohanes Servatius. “Reksa Pastoral Pewartaan, Pengudusan, Persekutuan Uma.” katedral Ruteng. Ruteng, 2026.
Maria Jufliana Inggus, dkk. “Model Kepemimpinan Pastoral Paroki dalam Upaya Meningkatkan Partisipasi OMK dalam Kehidupan Menggereja.” Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No (2026). https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jptam.v10i2. 38783.
Paus Fransiskus. “Evangelii Gaudium.” In Sukacita Injl. Roma: Vatikan, 2013.
Paus Fransisikus. “Fratelli Tutti.” In Tentang Persaudaraan dan Persahabatan Sosial. Jakarta: Departemen Dokumentasi dan Penerangan KWI, 2021.
Paus Paulus VI. “Evangelii Nuntiandi.” In Pewartaan Injil di Zaman Modern. Roma: Vatikan, 1975.
Ravi, Boilla. “Strategi Gereja Dalam Merangkul Umat Yang Terasing Di Paroki St. Kornelius Pohon Bao.” Larantuka, 2026.
Roma 12:5. “Lembaga Alkitab Indonesia.” In Lembaga Alkitab Indonesia, 1976.
Rosalina, Grasia. “Pastoral Keluarga Sebagai Upaya Membangun Keterlibatan Hidup Menggereja Umat Stasi Santo Matius Bentot.” SEPAKAT (Jurnal Ilmiah Kateketik dan Pastoral) Vol. 9, No (2023): 103–115. https://doi.org/https://doi.org/10.58374/ sepakat.v9i2.198.
Sugiyono. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta, 2018.
Tibo, Paulinus. “Konseling Pastoral Keluarga sebagai Pendekatan Pastoral Praksis dalam Mengatasi Problematik Keluarga Katolik di Paroki Kristus Raja Wolotolo.” Jurnal REINHA Vol. VIII (2020). https://doi.org/10.56358/ejr.v8i1.5.
Tukan, Yohanes Paulus Kada. “Strategi Gereja Dalam Merangkul Umat Yang Terasing Di Paroki St. Kornelius Pohon Bao.” Larantuka, 2026.
Yohanes Chandra Kurnia Saputra. “Mengintegrasikan Katekese, Pastoral, dan Tindakan Sosial: Model Pendampingan Katekis untuk Menciptakan Transformasi Umat.” Jurnal Kateketik dan Pastoral 9, no. 2 (2024): 67–82. https://doi.org/https://doi.org/ 10.53544/sapa.v9i2.649.
Yohanes Paulus II. “Ecclesia in Asia (Gereja di Asia).” Vatican City: Libreria Editrice Vaticana, 1999.
Yohanes Rusae dan Bonefantura Jemy Bria. “Peran Katekese dalam Meningkatkan Iman dan Keterlibatan Umat di Gereja Paroki Santo Petrus Pariti Sulamu SOKO GURU.” Jurnal Ilmu Pendidikan 5, no. 3 (2025): 322–334. https://doi.org/https://doi.org/10. 55606/sokoguru.v5i3.6302.
Zaccaria, Francesco. “Synodality and Decision-Making Processes: Towards New Bodies of Participation in the Church.” Religions 15 No (1) (2023). https://doi.org/https:// doi.org/10.3390/rel15010054.




2.png)


