Kualifikasi diaken gereja berdasarkan I Timotius 3:8-13 kajian eksegesis metode 4 lapisan makna kitab suci

Authors

Mayner Gulo
Sekolah Tinggi Teologi Soteria Purwokerto
Yaaro Harefa
Sekolah Tinggi Teologi Soteria Purwokerto

DOI:

10.55807/davar.v6i2.151

ABSTRACT

In this study, the author discusses the requirements or qualifications for becoming a deacon. A deacon is an appointed office within the church to carry out ministry duties. A deacon's duties are more focused on practical service, such as serving the poor, serving tables, and so on. To carry out these duties, a deacon is not appointed arbitrarily; rather, he must meet the necessary requirements, reflecting the character of an idealistic deacon. This study employed qualitative methods. This method collected various library data from books, theses, and other articles. Furthermore, the author employed an exegetical approach using four layers of biblical meaning: layer 1: Historia/Sarkic, layer 2: Noetic/spiritual meaning, layer 3: Psychic/moral, and layer 4: Anagogic/Eschatological. These four layers significantly assisted the author in his exegetical approach. In this study, the author examines the requirements or qualifications for becoming a deacon based on the context of 1 Timothy 3:8-13.

 

Keywords: I Timothy, Deacon, Position, Qualifications, Serving

 

ABSTRAK

Dalam penelitian ini penulis membahas syarat atau kualifikasi untuk menjadi seorang diaken. Diaken merupakan salah satu jabatan yang diangkat di dalam gereja untuk melakukan tugas pelayanan. Tugas-tugas diaken lebih menonjol kepada pelayanan secara praktis seperti melayani orang-orang miskin, melayani meja makan, dan lain-lain. Untuk menjalankan tugas-tugas seperti ini seorang diaken tidak diangkat secara sembarangan, namun harus memenuhi syarat yang seharusnya bagaimana karakter seorang diaken yang idealis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode ini mengumpulkan berbagai data pustaka yang bersumber dari buku, skripsi, dan artikel lainnya. Selain itu dalam penelitian ini, penulis juga melakukan pendekatan metode eksegesis dengan menggunakan langkah 4 lapisan makna Alkitab yaitu, lapisan 1: Historia/Sarkic, lapisan 2: Noetic/spiritual meaning, lapisan 3: Psychic/moral, dan lapisan 4: Anagogic/Eskatologis. Dari 4 lapisan ini sangat membantu penulis untuk melakukan pendekatan eksegesis. Dalam penelitian ini penulis mengkaji syarat-syarat atau kualifikasi untuk menjadi seorang diaken yang berdasarkan konteks dari I Timotius 3:8-13.

 

Kata kunci: I Timotius, Diaken, Jabatan, Kualifikasi, Melayani

Agustinus Karurukan Sampeasang. “Tugas Penatua Dan Diaken Kajian Teologis Praktis Tentang Pemahaman Dan Implementasi Tugas Penatua Dan Diaken Di Jemaat Simbuang†(n.d.): 2.

Allen W. Graves. A Church At Work: A Handbook of Church Polity. Nashville: Convention Press, 1972.

Denny Adri Tarumingi. “Gereja Dalam Pandangan Paulus.†Titian Emas 1, no. 1 (2020): 17.

Dully, Stefanus, and Jusupf Leo Pelleng. “Kriteria Pemimpin Rohani: Berdasarkan 1 Timotius 3:1-13.†PENDAR CAHAYA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran 2, no. 3 (2022): 62.

Ezra Tari. “Kompetensi Diaken Berdasarkan 1 Timotius 3:8-13.†SHIFTKEY: Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan 10, no. 2 (2020): 110.

Franseda Sihite. “Kualifikasi Pengajar Alkitab Melawan Ajaran Sesat Anti-Tritunggal Berdasarkan 1 Timotius 4:1-16.†PHRONESIS: Jurnal Teologi dan Misi 6, no. 2 (2023): 12.

Halawa, Iman Kristina, Frendi Erixon Siahaan, and Wendy Efriduansyah Situmorang. “Karakteristik Diaken Jemaat Berdasarkan 1 Timotius 3:8-13.†SESAWI: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen 4, no. 2 (2023): 161.

Halawa, Ririn Valentina, and Yaaro Harefa. “Intensi Mazmur Kutukan : Analisis Sintaksis Dan Semantik Dalam Mazmur 58.†PNEUMATIKOS: Jurnal Teologi Kependetaan 14, no. 2 (2024): 161.

J. L Ch. Abineno. Diaken: Diakonia Dan Diakonat Gereja. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2005.

J. Wesley Brill. Tafsiran Surat Timotius Dan Titus. Bandung: Yayasan Kalam Hidup, n.d.

Juanda Zevania Venda. “Menghadapi Ajaran Sesat Studi Jemaat Efesus Menurut 1 Timotius 4:6-16.†KERUSSO 1, no. 1 (2019): 1.

Matthew Hanry. Tafsiran 1 Dan 2 Timotius. Surabaya: Momentum, 2015.

Robert M. Solomon. Kitab 1 & 2 Timotius Awasi Dirimu Dan Ajaranmu. PT Duta Harapan Dunia, 2015.

Robert P. Borrong. “Kepemimpinan Dalam Gereja Sebagai Pelayanan†(2012): 6.

Roy D. Tamaweol. “Jabatan Gerejawi Menurut Calvin Dan Implikasinya Bagi Organisasi Dan Tata Gereja Di Masa Kini.†Educatio Christi 1, no. 1 (2020): 18.

Surya, Agus, Netto WS Rahan, Muner Daliman, and Sri Wahyuni. “Kompetensi Penatua Dan Diaken Berdasarkan 1 Timotius 3:1-13 Di Kalangan Jemaat Gereja Kalimantan Evangelis Resort Palangka Raya.†Jurnal Kadesi 1, no. 2 (2019): 157.

Alkitab Edisi Studi. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia, 2011.

Ancient Christian Commentary on Scripture New Testament IX Colossians, 1-2 Thessalonians, 1-2 Timothy, Titus, Philemon. Thomas C. London and New York: Institute of Classical Christian Studies (ICCS), 2000.

Tafsiran Masa Kini Matius-Wahyu, n.d.

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-01-31

Issue

Section

Articles